Jurnal Selatan Papua

Berita untuk kita

Gubernur Papua Selatan Tegaskan Evaluasi Kinerja ASN, Fokus pada Kehadiran dan Produktivitas

Merauke, Jurnal Selatan Papua – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Penegasan ini disampaikannya saat memimpin apel perdana yang digelar di halaman Hotel Asmat, Merauke, dan diikuti oleh seluruh ASN dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Senin (8/4/2025).

“Mulai hari ini kita akan melaksanakan evaluasi guna melakukan manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan,” tegas Gubernur Apolo dalam sambutannya.

Menurut Gubernur, evaluasi ini akan difokuskan pada dua aspek utama, yakni kehadiran dan kinerja ASN. ASN yang rajin dan menunjukkan kinerja baik akan mendapatkan penghargaan, sementara mereka yang tidak disiplin dan berkinerja buruk akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ini supaya kita dapat melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal,” ujarnya.

Usai apel, Gubernur Apolo meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera melaporkan data kehadiran para kepala dinas. Selain itu, kepala OPD juga diminta melaporkan kehadiran pegawainya masing-masing kepada gubernur dan wakil gubernur melalui Sekda.

Laporan kehadiran ini akan dievaluasi setiap minggu selama satu bulan ke depan sebagai bagian dari proses manajemen ASN. Gubernur juga mengingatkan ASN agar mematuhi jam kerja terbaru sesuai surat edaran Menpan-RB, yakni mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIT.

Lebih lanjut, Gubernur Apolo menegaskan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dan serapan anggaran di setiap OPD, khususnya untuk triwulan I (Januari-Maret 2025). Grafik realisasi anggaran harus sejalan dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Jika realisasi anggaran berada di bawah grafik, berarti ada keterlambatan. Sebaliknya, jika berada di atas grafik, berarti pelaksanaan lebih cepat dari rencana. Semua ini harus dievaluasi,” jelasnya.

Sekda diminta untuk mempersiapkan evaluasi perdana yang akan dilaksanakan terpusat di kantor gubernur. Evaluasi ini akan menjadi tolok ukur pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

“Kalau realisasi perencanaan sesuai dengan realisasi anggaran, berarti kita melaksanakan tugas sesuai dengan target. Tapi kalau lebih kecil, itu artinya kita belum optimal,” tambah Gubernur Apolo.

Ia juga mengingatkan seluruh kepala OPD untuk melakukan evaluasi internal dan melaporkannya dalam rapat evaluasi mendatang di kantor gubernur.

“Mari kita laksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita masing-masing,” tutupnya. (Tya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *