Merauke, Jurnal Selatan Papua – Dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Tim Komisi IV DPR RI menyoroti pentingnya efisiensi peningkatan produksi ketimbang memperluas lahan pertanian.
Dalam kunjungan kerja kali Anggota DPR RI melakukan panen raya yang berlangsung di Desa Telaga Sari, Distrik Kurik yang turut dihadiri Penjabat Gubernur Papua Selatan Rudy Sufahriadi, Forkopimda Papua Selatan, dan Tim Satgas Pangan Mabes TNI, Merauke (7/12/2024).
Ketua Tim Kunjungan Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menekankan perlunya pendekatan strategis untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang ada.
“Efisien mana kita perbanyak produksinya atau perluas lahan pertanian?” ungkapnya saat melihat master plan pertanian di area lahan sawah.
Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, selaku q 45 pimpinan Tim Wasgiat Satgas Pangan Mabes TNI, menjelaskan bahwa dari total 40 ribu hektare lahan yang dikembangkan, 24.427 hektare telah diolah, sementara penanaman mencapai 13.144 hektare (32,87 persen). Ia juga menambahkan bahwa panen saat ini baru mencapai 21 persen.
Dengan dukungan alat pertanian, seperti traktor, mesin pompa air, dan komben.
Namun, Alex menegaskan bahwa peningkatan produksi harus dibarengi dengan langkah konkret dan efisiensi penggunaan sumber daya. Ia mengingatkan bahwa pengembangan pertanian tidak cukup hanya berfokus pada luas lahan, tetapi juga pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Anggota Komisi IV DPR RI, Sturman Panjaitan, menambahkan bahwa optimalisasi lahan memerlukan dukungan menyeluruh, termasuk pengadaan pupuk dan fasilitas pertanian yang memadai.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pupuk kimia yang ketersediaannya sering tidak lengkap. Harus ada perencanaan matang, termasuk penggunaan pupuk organik jika ingin hasilnya berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan fasilitas kerja yang memadai kepada anggota TNI yang turut berperan dalam pengelolaan lahan.
“Alat kerja yang memadai harus disediakan agar optimalisasi benar-benar berjalan sesuai harapan,” tambahnya.
Sturman menutup pernyataannya dengan meminta pemerintah mempercepat realisasi program ini.
“Kami di Komisi IV akan terus mendorong kementerian terkait agar proses ini dipercepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua” tutupnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi pemicu bagi percepatan pembangunan sektor pertanian di Merauke. Optimalisasi lahan yang berkelanjutan dinilai mampu meningkatkan ketahanan pangan nasional serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. (Cici)











Leave a Reply