Merauke, Jurnal Selatan Papua – Papua Selatan semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun sepak bola yang lebih profesional dengan suksesnya penyelenggaraan Kongres Tahunan Biasa pertama Asosiasi Provinsi (ASPROV) PSSI Papua Selatan. Bertempat di Hotel Corein Merauke pada Jumat (21/03/2025), kongres ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola Tanah Papua.
Dalam kongres ini, ASPROV Papua Selatan membahas tiga agenda utama, yaitu laporan keuangan, pengesahan anggota baru, dan pemberian sanksi. Salah satu keputusan signifikan yang diambil adalah penetapan tiga klub baru yaitu Noterdam FC, Romans FC dan Golden FC, sebagai anggota resmi ASPROV. Dengan demikian, jumlah anggota ASPROV Papua Selatan kini bertambah menjadi enam klub, bergabung dengan Persimuap, Persimer, dan Persibodi yang lebih dahulu menjadi bagian dari organisasi ini.
Ketua Panitia Pelaksana Kongres, Lois Frints Wagatu, menegaskan bahwa keanggotaan baru ini bukan sekadar formalitas, tetapi memiliki konsekuensi nyata bagi keterlibatan klub dalam kompetisi resmi.
“Dengan pengesahan ini, klub-klub tersebut kini memiliki hak untuk ikut serta dalam kompetisi Liga Nusantara, sesuai dengan regulasi yang berlaku di ASPROV PSSI Papua Selatan,” ujar Lois.
Sementara itu, dalam pertemuan manajer yang berlangsung sebelumnya, ASPROV Papua Selatan memutuskan untuk menunda jadwal Liga Nusantara 2025 dari tanggal 22 Maret menjadi 25 Maret 2025. Penundaan ini bertujuan untuk memberikan waktu tambahan dalam menyelesaikan administrasi klub peserta agar kompetisi dapat berjalan lebih tertib dan sesuai aturan.
Stadion Katalpa Merauke telah dipilih sebagai venue utama kompetisi ini. Dari segi persiapan, seluruh enam klub peserta telah menyelesaikan aspek administrasi, meskipun masih terdapat kendala teknis dalam pendaftaran pemain melalui aplikasi SIAP PSSI. Namun, kendala ini tengah diatasi dengan dukungan dari admin ASPROV Papua.
Vianus Robertus Kainakaimo, pimpinan sidang kongres, menegaskan bahwa keberhasilan kongres ini merupakan langkah maju yang menunjukkan komitmen ASPROV Papua Selatan dalam membangun fondasi sepak bola yang lebih profesional di daerah ini.
“Kongres ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga momentum bagi ASPROV Papua Selatan untuk terus berbenah dan berkembang, baik dari sisi organisasi maupun kompetisi sepak bola di wilayah ini,” tegas Robertus.
Dengan terselenggaranya kongres secara sukses serta semakin matangnya persiapan Liga Nusantara, ASPROV Papua Selatan optimistis bahwa kompetisi tahun 2025 akan berlangsung kompetitif dan memberikan pengalaman berharga bagi klub-klub peserta. Ajang ini diharapkan menjadi titik tolak bagi kemajuan sepak bola di Papua Selatan di masa depan. (Tya)











Leave a Reply