Jurnal Selatan Papua

Berita untuk kita

Resmikan Raker Pendidikan: Gubernur Apolo Safanpo Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Papua Selatan

Merauke, Jurnal Selatan Papua — Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Provinsi Papua Selatan yang berlangsung di Hotel Swiss-Bel Merauke, Rabu (12/11/2025).

Mengusung tema “Melalui Rapat Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kita Wujudkan Pendidikan di Papua Selatan yang Cerdas, Produktif dan Unggul Menuju Generasi Emas 2045,” kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mematangkan implementasi Road Map Grand Design Pembangunan Pendidikan yang telah disusun selama dua tahun terakhir.

Raker ini diikuti oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari empat kabupaten di wilayah Papua Selatan, serta menghadirkan narasumber dari Dirjen Dikdasmen, BP3OKP, dan Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura.

Pendidikan Harus Terarah dan Berkelanjutan

Dalam arahannya, Gubernur Apolo Safanpo menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di Papua Selatan harus dijalankan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Apolo Safanpo menyoroti tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni:

  1. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, agar setiap sekolah memiliki fasilitas layak untuk mendukung proses belajar mengajar.
  2. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, melalui pelatihan dan pemerataan distribusi guru.
  3. Pengawasan ketat terhadap implementasi kurikulum, agar selalu relevan dengan kebutuhan daerah serta perkembangan teknologi dan dunia kerja.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Selatan, kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan beserta seluruh jajaran Dinas Pendidikan kabupaten yang telah menginisiasi, mempersiapkan, dan melaksanakan kegiatan penting di bidang pendidikan ini,” ujar Gubernur Apolo dalam sambutannya.

Sinkronisasi Grand Design Pendidikan Papua Selatan

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan visi dan pandangan seluruh pemangku kepentingan terhadap Grand Design Pendidikan Papua Selatan yang disusun bersama para akademisi dari Uncen Jayapura.

“Malam ini dan beberapa hari ke depan, kita akan membedah serta meninjau kembali rumusan dan peta jalan pendidikan di Provinsi Papua Selatan yang telah dirancang sebelumnya,” kata Gubernur Apolo.

Ia menegaskan, hasil dari Raker ini nantinya akan menjadi pedoman utama bagi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam merancang program dan kebijakan pendidikan yang lebih efektif di masa mendatang.

Perhatian pada Penggunaan Anggaran dan Beasiswa OAP

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti perlambatan percepatan pendidikan yang kerap disebabkan oleh kesalahan sasaran penggunaan anggaran.

“Percepatan pendidikan sering justru melambat karena adanya substitusi atau penggantian Dana Alokasi Umum yang tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menyoroti penyalahgunaan dana beasiswa yang seharusnya diperuntukkan bagi siswa Orang Asli Papua (OAP), namun dalam praktiknya masih belum tepat guna.

Untuk menggambarkan pentingnya penambahan sumber daya dalam mempercepat pembangunan pendidikan, Gubernur Apolo menggunakan perumpamaan menarik:

“Kalau long boat menggunakan satu mesin 40 PK, dan kita ingin lebih cepat, ya tambahkan mesinnya, bukan dikurangi,” ujarnya.

Perumpamaan itu menegaskan bahwa percepatan hanya bisa dicapai melalui peningkatan alokasi dan efektivitas sumber daya, bukan pengurangan atau pengalihan anggaran.

Dorongan untuk Inovasi Pendidikan

Selain pengawasan, Gubernur juga menekankan pentingnya inovasi dalam memecahkan berbagai persoalan pendidikan di Papua Selatan.

“Inovasi merupakan gabungan dari invention (penemuan baru) dan discovery (penyingkapan hal yang sudah ada). Keduanya menjadi kunci percepatan pembangunan pendidikan di Papua Selatan,” jelasnya.

Dengan semangat inovasi, Pemerintah Provinsi Papua Selatan diharapkan mampu menciptakan program pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi digital, agar tidak tertinggal dari daerah lain di Indonesia.

Menuju Generasi Emas 2045

Melalui pelaksanaan Raker ini, Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap agar Grand Design Pendidikan Papua Selatan dapat segera diimplementasikan secara optimal, disertai pengawasan anggaran yang ketat, serta inovasi yang tepat sasaran.

Semua langkah tersebut diharapkan dapat mewujudkan percepatan pendidikan yang berkualitas, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP) dan seluruh masyarakat Papua Selatan, dalam rangka menuju Generasi Emas Indonesia 2045. (Tya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *