Merauke, Jurnal Selatan Papua – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menyalurkan seribuan lebih paket bantuan bahan makanan (bama) kepada sejumlah santri di Pondok Pesantren DDI Al-Munawaroh, Gudang Arang, Merauke.
Paket bama yang diserahkan berupa teh, mi instan, gula, kopi, susu kaleng, ikan kaleng, beras dan minyak goreng. Gubernur Apolo menyerahkan bantuan tersebut disela-sela halal bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua Selatan bersama para santri di Pondok Pesantren DDI Al-Munawaroh Gudang Arang Merauke pada Selasa (6/5/2025).
Dalam sambutan, Apolo mengajak berbagai pihak termasuk santri dan KKSS di membangun Papua Selatan dengan rasa persaudaraan.
“Mari kita bangun provinsi kita dengan rasa persaudaraan, tali silahturahmi yang kuat, kasih sayang dan hati yang lembut,”kata Gubernur Apolo dalam sambutan.
Apolo mengajak warga di provinsi itu meninggalkan semua perbedaan, masalah dan menatap masa depan yang lebih baik.

“Melalui halal bihalal ini kita bangun tali silahturahmi, tali persaudaraan sebagaimana budaya yang diwariskan oleh para leluhur bhineka Tunggal ika,”ujarnya.
Dalam semboyang bhineka Tunggal ika, kata Apolo, termaktub dua esensi yakni esensi kebhinekaan dan esensi Tunggal ika. Esensi kebhinekaan yaitu alam semesta penuh berbagai macam keanekaragaman hayati, tak ada yang sama.
Apolo menyinggung, para ilmuan dan sejarahwan serta semua manusia meyakini bahwa alam semesta sangat beragam dan berbhineka, tidak satu orang manusia yang mampu menciptakan perbedaan.
Kebhinekaan dan keberagaman adalah mutlak absolut karya Tuhan Yang Maha Kuasa, oleh karena itu kewajiban manusia adalah memelihara, merawat dan melestarikan kebhinekaan, keberagaman sebagai karya Agung ciptaan Tuhan
Selanjutnya, lanjut dia, Tunggal ika adalah upaya bersama untuk terus senantiasa menjalin tali silahturahmi, menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan agar dapat melakukan banyak hal secara bersama untuk mencapai tujuan bersama.
“Melalui halal bihalal sore ini, mari kita semua kembali Bersatu, bersyukur atas segala berkat kebaikan dan kemurahan Tuhan yang dialami sepanjang hidup kita,”kata dia.
Ia menambahkan, mensyukuri berkat dan kemurahan Tuhan dengan cara berbuat baik kepada sesame manusia. Bersyukur karena adanya Provinsi Papua Selatan, tahun ini adalah tahun pertama pelaksanaan pembangunan dalam status Papua Selatan yang definitif.
“Mari kita awali Provinsi Papua Selatan dengan hati yang bersih, dengan hati yang tulus dan iklas, dengan kelamah lembutan,”kata dia. (Ci)











Leave a Reply