Jurnal Selatan Papua

Berita untuk kita

Debat Publik Kedua Calon Bupati Merauke: Adu Visi Membangun Merauke yang Berkelanjutan

Ketua KPU bersama Komisioner KPU kabupaten Merauke usai Debat ke 2 (Foto: Istimewa)

Merauke, Jurnal Selatan Papua – Empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Merauke kembali beradu visi dan misi dalam debat publik kedua yang bertema “Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Potensi Daerah yang Berkelanjutan di Kabupaten Merauke”, Rabu (6/11/2024).

Debat ini menjadi momen krusial menjelang pemungutan suara yang akan digelar pada 27 November 2024, serta memberi kesempatan bagi para kandidat untuk meyakinkan lebih dari 168.000 pemilih yang tersebar di 22 distrik, 179 kampung, dan 11 kelurahan.

Debat kali ini menyajikan diskusi mendalam mengenai isu-isu strategis yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, pengembangan sektor pendidikan, serta pelayanan kesehatan.

Setiap pasangan calon memaparkan program unggulan mereka untuk memastikan bahwa Kabupaten Merauke dapat berkembang secara berkelanjutan dan tetap berpihak kepada masyarakat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke, Rosina Y.M. Kebubun, menyampaikan harapannya agar debat ini dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih mengenal visi dan program kerja masing-masing calon.

Menurutnya, pemilihan langsung merupakan cara terbaik untuk melibatkan masyarakat dalam menentukan pemimpinnya.

“Kekuasaan berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Oleh karena itu, pemimpin yang lahir dari rakyat harus melayani, bukan untuk dilayani,” ungkap Rosina.

Dalam kesempatan tersebut, Rosina juga menekankan pentingnya menggunakan hak pilih dengan bijak. Ia mengingatkan bahwa suara yang diberikan di TPS dalam lima menit dan keputusan di bilik suara dalam lima detik adalah penentu masa depan Merauke selama lima tahun ke depan.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini,” ujar Rosina mengingatkan.

Selain itu, ia mengajak masyarakat Merauke untuk datang ke TPS pada 27 November 2024, menggunakan hak pilih sesuai hati nurani tanpa paksaan atau intimidasi.

Pada debat malam ini, keempat pasangan calon tampak antusias memaparkan program kerja mereka yang berfokus pada kesejahteraan rakyat dan peningkatan potensi daerah.

Program-program yang dipaparkan mencakup rencana peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sektor pertanian dan perikanan sebagai potensi unggulan daerah, serta solusi untuk memastikan akses kesehatan yang merata bagi masyarakat di pelosok-pelosok Merauke.

Di tengah suasana debat yang dinamis, Rosina berharap agar proses pemilihan ini dapat berlangsung damai dan aman.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa, tetapi jangan sampai memutuskan hubungan kita sebagai saudara dan keluarga. Siapapun yang terpilih, ia akan menjadi pemimpin kita bersama,” tegasnya.

Rosina juga berpesan kepada para pasangan calon untuk terus berkompetisi secara sehat dan bermartabat dalam meraih simpati masyarakat.

“Menangkan hati rakyat dengan cara yang bermartabat. Kompetisi ini harus menjadi ajang adu gagasan untuk masa depan Merauke yang lebih baik,” pungkasnya.

Debat publik ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh bagi masyarakat Merauke mengenai pilihan mereka, sehingga pada hari pemungutan suara nanti, setiap pemilih dapat menentukan pilihannya dengan yakin.

KPU Kabupaten Merauke berharap pemilihan kepala daerah tahun ini menjadi ajang demokrasi yang menggembirakan, aman, dan damai, yang akan melahirkan pemimpin yang amanah dan siap mengabdi untuk Merauke. (Linus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *