Keerom, Jurnal Selatan Papua – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, pada Sabtu (28/3/2026) pukul 14.35.47 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut memiliki magnitudo 5,2.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada di koordinat 3,51° LS dan 140,43° BT, atau sekitar 39 kilometer barat daya Senggi, Keerom, dengan kedalaman 66 kilometer.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas deformasi dalam lempeng (intraplate). Mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan naik atau thrust fault.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan di Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura dengan intensitas III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah seperti truk yang melintas. Sementara itu, di Kabupaten Jayapura, gempa dirasakan dengan intensitas II MMI, yakni getaran ringan yang hanya dirasakan sebagian orang dan menyebabkan benda-benda ringan bergoyang.
Meski demikian, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan.
Hingga pukul 15.00 WIB, BMKG juga belum mendeteksi adanya gempa susulan (aftershock) dari peristiwa tersebut. (Tya)











Leave a Reply