Jurnal Selatan Papua

Berita untuk kita

Setelah Pencarian Panjang, Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Maro Ditemukan Meninggal Dunia

Merauke, Jurnal Selatan Papua – Wana Sanjaya (28), korban yang dilaporkan jatuh dari kapal di Sungai Maro, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (7/8/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIT, berjarak sekitar 3,92 kilometer ke arah timur laut dari lokasi kejadian (LKP). Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju RSUD Merauke untuk kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Saat itu, Wana Sanjaya dilaporkan terjatuh ke Sungai Maro ketika sedang berupaya memperbaiki tali jangkar kapal.

Setelah terjatuh ke sungai, korban tidak lagi terlihat. Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke sehingga operasi SAR dilakukan untuk mencari keberadaan korban.

Pada hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan menyisir sejumlah sektor yang telah ditentukan. SRU RIB melakukan pencarian di area sesuai koordinat yang telah ditetapkan, sementara unsur potensi SAR dari Pak Damang melakukan penyisiran di wilayah pesisir Pantai Urum dan Matara.

Pencarian juga diperluas dengan melibatkan tim drone thermal untuk melakukan pemantauan dari udara. Upaya pencarian secara intensif tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban pada Jumat sore.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, pada pukul 18.50 WIT Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke sebanyak 10 personel, KODAERAL XI Merauke satu personel, SATROL Merauke dua personel, POLAIR Merauke empat personel, serta sembilan personel dari KM Mekar Jaya.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca terpantau cerah berawan dengan arah angin timur hingga tenggara dan kecepatan berkisar 10–40 kilometer per jam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan, instansi terkait, dan masyarakat yang telah mendukung proses pencarian korban.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja sama secara maksimal dalam pelaksanaan operasi ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan atas musibah yang terjadi,” ujar Rudi. (Tya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *