Jurnal Selatan Papua

Berita untuk kita

Abraham dan Tersisia Bawa Nama Papua Selatan Bertarung di Jakarta

Merauke, Jurnal Selatan Papua – Sore itu, sisa-sisa pancaran sinar matahari menyelinap masuk disela-sela deretan jendela.

Abraham Sarau dan Tersisia D. Wanggimop berdiri tegap disisi kanan Kantor Gubernur Papua Selatan. Keduanya, anak asli daerah itu.

Mereka berdua ibarat prajurit siap siaga menerima perintah komandannya. Sikap tegap itu dilakoni keduanya saat mengikuti acara pelepasan mengikuti seleksi lanjutan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Jakarta.

Pelepasan dilakukan oleh Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa di ruang rapat kantor gubernur setempat.

Abraham Sarau kini masih menimba ilmu di Sekolah Menengah Atas (SMA) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Merauke.

Sementara Tersisia D. Waggimop mengejar ilmu di SMA Negeri 2 Merauke. Sebelum ke Jakarta, Abraham dan Tersisia sudah digembleng bersama empat rekannya di Lantamal XI Merauke.

Bekal pelatihan yang didapat, keduanya lulus mengikuti seleksi lanjutan. Tanggungjawab dan beban kedua pelajar itu makin berat.

Bagimana tidak, nama baik Provinsi Papua Selatan beserta empat kabupaten di provinsi itu di pertaruhkan.

Harus bertarung sekuat tenaga di Jakarta dengan pelajar lainnya se-Indonesia di Jakarta lulus sebagai Paskibraka.

Abraham dan Tersisia tak menahan air mata, satu-persatu mengalir saat mendengar harapan Wakil Gubernur Paskalis. Harus jaga nama baik dan harumkan Papua Selatan begitu pesan orang nomor dua di provinsi itu.

Keduanya terus mencucurkan air mata melihat para guru di sekolahnya ikut sedih. Terlintas diraut wajah keduanya, tanggungjawab terlalu berat.

Meski demikian, Abraham dan Tersisia tetap menjalani seleksi lanjutan lantaran terpilih untuk berangkat.

Ilham dari sang pencipta dan modal latihan di Lantamal XI Merauke, dua pelajar itu berani bertolak ke Jakarta.

Disela-sela pelepasan, Wagub Paskalis menjelaskan ada enam siswa-siswi yang direkrut mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.

Dari enam itu, dua di antaranya yang lulus dan mengikuti seleksi lanjutan sebagai Paskibraka tingkat nasional di Jakarta.

Sementara untuk Paskibraka tingkat Provinsi Papua Selatan, sebanyak 54 siswa-siswi yang direkrut. Dari jumlah itu, 50 siswa-siswi yang lulus seleksi.

“Semoga anak-anak yang kita utus ini mereka benar-benar membawa nama baik Papua Selatan,”kata dia.

Kedua anak yang diutus diharapkan lulus dan terpilih sebagai Paskibraka terbaik.

“Itu yang kita harapkan dan kita juga turut mendoakan itu,”ujar dia.

Selama mengikuti mengikuti seleksi, harap dapat menjaga martabat dan kehormatan provinsi.

“Semoga kalian kembali dengan mengharumkan nama Provinsi Papua Selatan,”kata Wagub Paskalis.

Ketika berada di Jakarta, tidak berpikir untuk dirinya, melainkan memikirkan empat kabupaten dalam cakupan wilayah Papua Selatan.

Empat kabupaten tersebut yakni Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Kabupaten Asmat.

“Harus berpikir bahwa kamulah yang terbaik untuk empat kabupaten ini,dan akan mengharumkan nama Papua Selatan di Jakarta,”ujarnya.

Selalu mawas diri, dan berdoa selama bertarung mengikuti seleksi lanjutan.

“Segala sesuatu itu, Tuhan harus kita letakan pada dasar perjuangan, sehingga apa yang kita rencanakan pasti akan tercapai,”kata dia.

Berkat pelatihan yang diberikan, pemerintah dan masyarakat di provinsi itu mengucapkan terima kasih kepada Danlantamal XI Merauke.

Lantaran cukup gigih, berjuang keras mendidik para pelajar sebagai Paskibraka, baik ditingkat Provinsi Papua Selatan maupun tingkat nasional.

Ucapan terima kasih juga kepada para guru atas usaha, doa dan juga kerja-kerja nyata, sehingga dua siswa-siswi terpilih dan mengikuti seleksi lanjutan.

“Semoga membawa nama baik keluarga, nama baik diri sendiri, dan juga nama baik Provinsi Papua Selatan,”ujarnya.

“Kami melepaskan kalian untuk pergi bertarung membawa nama baik Papua Selatan,”katanya lagi.

Wagub Paskalis yakin dan percaya bahwa Abraham dan Tersisia pasti keluar sebagai pemenang. (Nikinus Kogoya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *