Jurnal Selatan Papua

Berita untuk kita

Gerebek Sampah: Wabup Merauke, Persikindo, WWF, dan Fatayat NU Bersatu Lawan Sampah

Merauke, Jurnal Selatan Papua – Aksi nyata cinta lingkungan ditunjukkan Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, yang juga Ketua Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (Persekindo). Bersama WWF Indonesia, Fatayat NU Papua Selatan, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Merauke, mereka menggelar aksi bersih-bersih di dua kelurahan yang kerap menjadi titik pembuangan sampah liar, yakni Kelurahan Karang Indah dan Kamundu.

Aksi ini berlangsung dengan melibatkan para anggota Persikindo, termasuk staf DLH Merauke dan Babinsa di wilayah distrik Merauke.

Fokus utama pembersihan berada di wilayah lampu satu dan Blorep, yang dikenal sebagai lokasi langganan pembuangan sampah basah dan kering di tepi jalan oleh warga.

“Ini adalah aksi kolaboratif dalam rangka peringatan Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional. Bukan program struktural Pemkab, tetapi murni inisiatif bersama untuk membangun kesadaran masyarakat,” jelas Fauzun Nihayah di sela kegiatan.

Ia menekankan pentingnya keberadaan bank sampah sebagai solusi jangka panjang. Saat ini baru terdapat satu bank sampah mandiri di lima kelurahan. Fauzun berharap, ke depan, seluruh 11 kelurahan di Distrik Merauke memiliki bank sampah masing-masing.

“Kalau semua kelurahan punya bank sampah, kebiasaan membuang sampah sembarangan bisa ditekan. Kita perlu edukasi dan fasilitas,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Komunikasi WWF Indonesia Wilayah Papua, Jeni Karay, menyampaikan bahwa isu sampah merupakan masalah umum di seluruh Tanah Papua, terutama karena rendahnya kesadaran masyarakat.

Satu tanah Papua ini punya masalah yang sama yaitu tingkat kesadaran masyarakat yang berkurang entah cuek ataupun belum mengetahui bahwa adanya bank sampah” ujar Jeni Karay, Sabtu (3/5/25).

Lanjut, “Itulah kenapa WWF Indonesia program Papua berkolaborasi dengan ibu Wakil Bupati dan pemerintah daerah untuk gerakan kesadaran ini tidak hanya sebagai invent semata namun sebagai pergerakan strategis agar benar benar dapat memberikan perubahan bagi masyarakat”.

“Ada berbagai solusi sederhana yang bisa diajarkan kepada masyarakat salah satunya yang kami ajari di kabupaten Jayapura yaitu Margot merupakan pengelolaan paling sederhana untuk sampah rumah tangga”.

“Kami menyambut semangat positif dari ibu wakil bupati dan dinas lingkungan hidup, Persikindo, untuk bersama sama kita melakukan gerebek sampah pada hari ini” ujarnya.

“Kami mendukung penuh semangat positif dari Ibu Wakil Bupati dan pihak-pihak yang terlibat. Ini bukan sekadar aksi seremonial, tetapi bagian dari gerakan strategis menuju perubahan nyata,” kata Jeni.

Ia menambahkan bahwa WWF telah memperkenalkan solusi pengelolaan sampah sederhana di berbagai daerah, salah satunya program “Margot” di Kabupaten Jayapura untuk pengolahan sampah rumah tangga.

Ke depan, WWF bersama Pemda Merauke dan DLH berkomitmen melanjutkan program yang mencakup edukasi lingkungan hingga ke tingkat RT dan RW.

“Ke depan kami akan ada program kerja dengan perintah daerah dan dinas terkait tidak saja hanya gerebek sampah tapi juga cara pengelolaannya bahkan pendidikan lingkungan hidupnya untuk anak anak sampai tingkat RT RW” tutupnya

Aksi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas dapat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi persoalan lingkungan yang krusial. (Ci)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *