Jurnal Selatan Papua

Berita untuk kita

Frits Tobo Wakasu Gelar Reses Perdana di Kampus STAK Merauke, Serap Aspirasi dan Berikan Inspirasi

Frits Tobo Wakasu, Anggota DPD RI saat diwawancarai usai Reses (Foto: Istimewa)

Merauke, Jurnal Selatan Papua – Setelah resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024-2029 pada 1 Oktober lalu, Frits Tobo Wakasu langsung menunjukkan komitmennya untuk mendengar aspirasi rakyat Papua Selatan, Rabu (13/11/2024).

Dalam reses perdananya, Frits memilih Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Merauke, tempat di mana ia dulu menuntut ilmu.

Kampus yang dikenal sebagai “Kampus Ungu” ini menjadi titik awal Frits dalam menyerap aspirasi dan sekaligus memberi motivasi bagi mahasiswa dan para civitas akademika.

Kehadirannya disambut hangat oleh Ketua STAK Merauke, Ronald Th Imkottaa.

“Kami merasa senang dan bangga, Anggota DPD RI, Frits Tobo Wakasu yang merupakan alumni STAK Angkatan ke II. Atas nama Civitas, kita ucapkan selamat datang kembali untuk memotivasi mahasiswa di kampus,” ungkap Imkottaa.

Dalam pertemuan tersebut, STAK Merauke menyampaikan tujuh poin aspirasi kepada Frits, yang diharapkan dapat diperjuangkan di tingkat pusat. Beberapa poin utama meliputi permintaan peningkatan akreditasi STAK, perbaikan gedung kampus, dan perhatian pada Program Strategis Nasional (PSN) di Merauke.

Frits, yang mengenang masa-masa kuliahnya di STAK, merasa terharu bisa kembali ke kampus yang telah memberikan bekal penting dalam hidupnya.

“Tuhan punya caranya sendiri. Saya sebagai alumni STAK bisa membawa ilmu yang saya dapat hingga sekarang duduk di DPD RI untuk kembali melayani masyarakat,” ujarnya dengan penuh syukur.

Dalam kesempatan tersebut, Frits juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi yang telah dihimpun dalam reses kali ini. “Banyak hal yang kami temukan di reses ini, dan semuanya akan kami bawa ke DPD RI untuk diperjuangkan,” tutur Frits.

” Kami bersyukur kami kembali lagi ke daerah untuk ketemu dengan tanggal kami dan menyerap inspirasi dan aspirasi masyarakat ini akan dibawa dan akan kami dorong ke pusat ” ujar Frits.

Lanjut “kalau yang bisa dorong ke provinsi kami ada orang di provinsi kalau dorong ke Kabupaten kami dorong ke Kabupaten untuk itu banyak hal yang kami ketemu di dalam reset ini ada peluang dan juga tantangan dan juga masukan masyarakat ini tetap kami bawa sampai di DPD RI dan akan kami perjuangkan selanjutnya dan hasilnya nanti kita sampaikan”

Selain itu ia juga memberikan perhatian bagi Provinsi Papua Selatan sebagai Daerah Otonomi Baru sehingga banyak sekali kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Frits menutup pertemuan dengan mengingatkan pentingnya sinergi antara lembaga, pemerintah Papua Selatan, dan pemerintah pusat untuk mencapai kemajuan bersama.

“Organisasi apapun tidak boleh berjalan sendiri, namun harus bersinergi dengan pemerintah Papua Selatan maupun pemerintah pusat,” jelasnya.

Reses perdana Frits Tobo Wakasu di STAK Merauke ini tidak hanya menjadi momen untuk menyerap aspirasi, tetapi juga menginspirasi para mahasiswa yang melihat sosok alumni mereka berhasil berkiprah di tingkat nasional. (Cici)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *