Letkol Inf Johny Nofriady (Dandim) saat lakukan panen padi. (Dok. Pen. Kodim 1707/Merauke)
Merauke, Jurnal Selatan Papua – Komandan Kodim 1707/Merauke, Letkol Inf Johny Nofriady bersama Kepala Bulog Kantor Cabang Merauke, Karennu, melaksanakan panen padi di Lahan Neto Jaya, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke. Kegiatan ini juga diiringi dengan peninjauan proses penggilingan beras di wilayah tersebut.
Panen padi yang berlangsung di lahan seluas 150 hektar ini menggunakan mesin Combine Harvester, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian lokal.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Johny menekankan pentingnya mengecek kualitas beras yang dihasilkan.
“Pengecekan kualitas sangat penting, terutama dalam menjaga standar beras yang diterima Bulog. Ini juga menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan hasil panen mereka,” ungkapnya.
Selain itu, Dandim 1707/Merauke bersama Kepala Bulog juga memeriksa kadar air dan menir dalam beras. Petugas pemeriksa beras Bulog, Rizal, menyatakan bahwa kualitas beras yang dihasilkan memenuhi standar Bulog.

“Kandungan menir beras hanya 12,96%, jauh di bawah batas maksimal 20%, dengan kadar butir patah sebesar 0,32%, lebih baik dari batas maksimal 2%,” jelasnya.
Tak hanya berfokus pada padi, kegiatan tersebut juga meliputi panen tomat dan peninjauan peternakan ayam pedaging yang berada di bawah binaan Dandim 1707/Merauke.
Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan peternak di Papua Selatan.
Dengan adanya kolaborasi antara TNI dan Bulog ini, diharapkan produktivitas pertanian dan kualitas hasil panen di Kabupaten Merauke terus meningkat, menjadikannya sebagai lumbung pangan yang unggul di Provinsi Papua Selatan. (Linus)











Leave a Reply