Merauke, Jurnal Selatan Papua – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerah sebagai kunci mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Asisten I Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Joko Guritno, mewakili Gubernur Apolo Safanpo, saat menutup Forum Tematik Kelompok Rentan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Fortembang) Papua Selatan.
Kegiatan penutupan berlangsung di Hotel Halogen Merauke pada Rabu (1/4/2026). Forum tersebut diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperinda) Papua Selatan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Agustinus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pengawasan hingga pelaksanaan program. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat akan mendorong terciptanya pembangunan yang inklusif dan partisipatif.
“Usulan-usulan prioritas yang dihasilkan dalam forum ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” ujar Agustinus.
Ia juga berharap panduan Fortembang yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan forum serupa di masa mendatang. Pemerintah Provinsi Papua Selatan, lanjutnya, berkomitmen memperkuat regulasi melalui penerbitan Surat Keputusan Gubernur dan Peraturan Gubernur guna mendukung pelaksanaan program pembangunan yang inklusif, khususnya bagi kelompok rentan.

Penutupan forum ditandai dengan peluncuran panduan Fortembang Papua Selatan melalui penandatanganan berita acara yang disaksikan peserta dan perwakilan pemangku kepentingan. Penandatanganan tersebut menjadi simbol pengesahan hasil forum sekaligus komitmen bersama dalam mendukung perencanaan pembangunan yang partisipatif.
Agustinus juga menyampaikan apresiasi kepada Bapperinda Papua Selatan selaku penyelenggara, serta berbagai pihak yang turut mendukung kegiatan, di antaranya program SKALA, Jaringan Rakyat Papua (JERAT), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan organisasi masyarakat sipil.
Sebagai penutup, Agustinus Joko Guritno mewakili Gubernur Apolo Safanpo menabuh tifa sebagai tanda resmi berakhirnya kegiatan Fortembang Papua Selatan. (Tya)











Leave a Reply